Latar belakang merupakan bagian awal yang sangat penting dalam penulisan tesis S2 karena menjadi fondasi utama yang menjelaskan alasan ilmiah suatu penelitian dilakukan. Pada bagian ini, penulis diharapkan mampu menggambarkan konteks masalah secara sistematis, mulai dari kondisi ideal, fakta empiris, hingga kesenjangan penelitian yang melatarbelakangi munculnya topik penelitian. Latar belakang yang kuat akan memudahkan pembaca memahami urgensi dan relevansi penelitian.
Dalam praktiknya, banyak mahasiswa magister mengalami kesulitan menyusun latar belakang tesis yang runtut dan argumentatif. Permasalahan yang sering muncul antara lain deskripsi masalah yang terlalu umum, kurangnya data pendukung, serta ketidaktepatan dalam mengaitkan fenomena empiris dengan teori. Akibatnya, latar belakang menjadi lemah dan kurang meyakinkan secara akademik.
Padahal, latar belakang tesis S2 memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas keseluruhan penelitian. Bagian ini menjadi dasar bagi perumusan masalah, tujuan penelitian, dan pemilihan metode. Oleh karena itu, penyusunan latar belakang tidak dapat dilakukan secara asal, tetapi memerlukan pemahaman konseptual dan kemampuan analisis yang baik.
Artikel ini membahas contoh latar belakang tesis S2 secara komprehensif melalui lima pembahasan utama. Pembahasan difokuskan pada pengertian, fungsi, struktur, langkah penyusunan, serta contoh pola penulisan latar belakang tesis yang sesuai dengan standar akademik jenjang magister.
Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Menyusun Disertasi S3
Pengertian dan Peran Latar Belakang dalam Tesis S2
Latar belakang tesis S2 adalah bagian pendahuluan yang menjelaskan konteks penelitian secara menyeluruh. Bagian ini berfungsi untuk mengantarkan pembaca memahami masalah penelitian yang akan dikaji, baik dari sisi teoritis maupun empiris. Latar belakang harus disusun secara logis dan bertahap agar alur pemikiran penulis mudah diikuti.
Dalam tesis S2, latar belakang tidak hanya berisi gambaran umum topik penelitian. Penulis dituntut untuk menunjukkan pemahaman mendalam terhadap fenomena yang diteliti, termasuk dinamika, tantangan, dan implikasinya dalam bidang keilmuan tertentu. Dengan demikian, latar belakang menjadi cerminan kapasitas akademik mahasiswa magister.
Peran utama latar belakang adalah menjelaskan alasan ilmiah mengapa penelitian perlu dilakukan. Alasan ini harus didukung oleh data, fakta, atau temuan penelitian sebelumnya. Tanpa dukungan tersebut, latar belakang akan bersifat normatif dan kurang memiliki kekuatan argumentatif.
Selain itu, latar belakang berperan sebagai jembatan antara teori dan realitas. Penulis perlu mengaitkan konsep atau teori yang relevan dengan kondisi empiris yang terjadi. Keterkaitan inilah yang menunjukkan adanya masalah penelitian yang layak untuk dikaji pada tingkat magister.
Dengan memahami pengertian dan peran latar belakang, mahasiswa S2 dapat menyusun bagian ini secara lebih terarah dan sesuai dengan tuntutan akademik perguruan tinggi.
Struktur Ideal Latar Belakang Tesis S2
Struktur latar belakang tesis S2 umumnya disusun secara deduktif, yaitu dari gambaran umum menuju fokus masalah yang lebih spesifik. Pola ini membantu pembaca memahami konteks penelitian secara bertahap dan logis. Struktur yang baik akan membuat latar belakang terasa runtut dan tidak meloncat-loncat.
Paragraf awal latar belakang biasanya berisi kondisi ideal atau konsep umum yang berkaitan dengan topik penelitian. Pada bagian ini, penulis dapat menguraikan definisi, peran, atau pentingnya suatu konsep dalam bidang keilmuan tertentu. Paragraf ini berfungsi sebagai pengantar konteks penelitian.
Paragraf berikutnya menguraikan kondisi empiris yang terjadi di lapangan. Penulis dapat menyajikan data statistik, hasil observasi awal, atau temuan penelitian terdahulu yang relevan. Bagian ini menunjukkan adanya perbedaan antara kondisi ideal dan realitas yang terjadi.
Setelah itu, latar belakang diarahkan pada identifikasi masalah dan kesenjangan penelitian. Penulis perlu menjelaskan aspek apa yang belum optimal, belum terpecahkan, atau belum banyak diteliti oleh penelitian sebelumnya. Kesenjangan inilah yang menjadi dasar utama penelitian tesis S2.
Struktur latar belakang yang sistematis akan memudahkan penulis dalam merumuskan masalah dan tujuan penelitian secara konsisten dan terfokus.
Langkah-Langkah Menyusun Latar Belakang Tesis S2
Menyusun latar belakang tesis S2 memerlukan langkah yang terencana agar hasilnya argumentatif dan tidak sekadar deskriptif. Langkah pertama adalah menentukan topik dan fokus penelitian secara jelas. Topik yang jelas akan memudahkan penulis mengarahkan pembahasan latar belakang.
Langkah berikutnya adalah mengumpulkan referensi dan data pendukung yang relevan. Referensi dapat berupa buku teks, jurnal ilmiah, laporan penelitian, maupun data resmi dari lembaga terpercaya. Data ini berfungsi memperkuat argumen yang disampaikan dalam latar belakang.
Setelah itu, penulis perlu menyusun alur logika dari kondisi umum menuju masalah spesifik. Alur ini harus disusun secara runtut dan saling berkaitan antarparagraf. Setiap paragraf sebaiknya memiliki ide pokok yang jelas dan mendukung fokus penelitian.
Beberapa langkah penting dalam penyusunan latar belakang tesis S2 antara lain:
- Menggambarkan kondisi ideal berdasarkan teori atau kebijakan
- Menyajikan fakta atau data empiris yang relevan
- Menunjukkan adanya masalah atau kesenjangan penelitian
- Mengarah pada fokus dan urgensi penelitian
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, latar belakang tesis S2 akan tersusun secara sistematis dan memiliki kekuatan akademik yang memadai.
Contoh Pola Penulisan Latar Belakang Tesis S2
Contoh latar belakang tesis S2 umumnya mengikuti pola narasi argumentatif yang mengalir dari umum ke khusus. Misalnya, pada penelitian di bidang pendidikan, latar belakang dapat diawali dengan pembahasan pentingnya kualitas pembelajaran dalam meningkatkan mutu pendidikan secara nasional.
Selanjutnya, penulis dapat menguraikan kondisi empiris terkait masalah pembelajaran di konteks tertentu, seperti rendahnya hasil belajar, kurang optimalnya metode pengajaran, atau keterbatasan media pembelajaran. Uraian ini sebaiknya didukung oleh data atau hasil penelitian sebelumnya.
Pada bagian berikutnya, penulis mengaitkan kondisi tersebut dengan teori atau konsep yang relevan. Misalnya, teori belajar, model pembelajaran, atau pendekatan pedagogis tertentu. Pengaitan ini menunjukkan bahwa masalah yang dikaji memiliki landasan teoretis yang kuat.
Beberapa ciri pola latar belakang tesis S2 yang baik meliputi:
- Uraian sistematis dari umum ke khusus
- Adanya data atau referensi pendukung
- Keterkaitan antara teori dan fakta empiris
- Penekanan pada masalah yang akan diteliti
Pola penulisan seperti ini dapat diterapkan pada berbagai bidang keilmuan dengan penyesuaian konteks dan fokus penelitian.
Kesalahan Umum dalam Latar Belakang Tesis S2
Salah satu kesalahan umum dalam penulisan latar belakang tesis S2 adalah uraian yang terlalu panjang namun tidak fokus. Penulis sering kali memasukkan terlalu banyak informasi umum yang tidak langsung berkaitan dengan masalah penelitian. Hal ini membuat latar belakang menjadi melebar dan kurang tajam.
Kesalahan lainnya adalah minimnya data pendukung. Latar belakang yang hanya berisi opini penulis tanpa dukungan referensi ilmiah akan terlihat lemah secara akademik. Padahal, tesis S2 menuntut argumentasi berbasis data dan teori.
Selain itu, banyak latar belakang yang tidak menunjukkan kesenjangan penelitian secara jelas. Penulis hanya mendeskripsikan kondisi tanpa menjelaskan aspek apa yang belum terpecahkan. Akibatnya, urgensi penelitian menjadi kurang terlihat.
Dengan menghindari kesalahan-kesalahan tersebut, mahasiswa dapat menyusun latar belakang tesis S2 yang lebih fokus, argumentatif, dan sesuai dengan standar penulisan ilmiah.
Baca Juga: Panduan Lengkap Penulisan Tesis Terbaru: Tips dan Contoh
Kesimpulan
Contoh latar belakang tesis S2 yang baik harus disusun secara sistematis, argumentatif, dan berbasis data serta teori. Latar belakang berperan penting dalam menjelaskan konteks, masalah, dan urgensi penelitian yang dilakukan. Dengan memahami pengertian, struktur, langkah penyusunan, pola penulisan, serta kesalahan umum dalam latar belakang tesis, mahasiswa magister dapat menghasilkan latar belakang yang kuat dan mendukung kualitas keseluruhan tesis. Penyusunan latar belakang yang tepat akan menjadi landasan kokoh bagi perumusan masalah, tujuan penelitian, dan analisis ilmiah pada jenjang S2.
Ketahui lebih banyak informasi terbaru dan terlengkap mengenai skripsi dengan mengikuti terus artikel dari tesis.id. Dapatkan juga bimbingan eksklusif untuk skripsi dan tugas akhir bagi Anda yang sedang menghadapi masalah dalam penyusunan skripsi dengan menghubungi Admin tesis.id sekarang juga! Konsultasikan kesulitan Anda dan raih kelulusan studi lebih cepat.
