Strategi Lolos Jurnal Ilmiah

Publikasi ilmiah merupakan proses penyebaran informasi ilmiah dengan banyak media, bisa seperti jurnal, buku, prosiding atau lain sebagainya. Melibatkan penelaahan sejawat untuk memastikan kualitas informasi. Publikasi ilmiah ini adalah syarat penting bagi mahasiswa S2 dan S3. Namun masih banyak individu yang belum mengetahui langkah awal untuk submit artikel ke jurnal bereputasi tinggi. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang cara menulis artikel ilmiah yang baik, serta tips memilih jurnal ilmiah bereputasi untuk publikasi. 

Pentingnya Publikasi Ilmiah

Publikasi di jurnal ilmiah yang terkenal menunjukkan kualitas penelitian dan mempengaruhi reputasi akademis peneliti. Untuk mahasiswa pascasarjana, ini sering terhubung dengan kelulusan. Sebab itulah, penting untuk memahami semua prosesnya mulai dari cara menulis artikel ilmiah hingga proses submit artikel ke jurnal.

Cara Menulis Artikel Ilmiah

Pastikan sudah artikel ke jurnal dengan panduan yang ada pada website terlebih dahulu, lalu submit artikel ke jurnal yang sesuai. Pastikan untuk memperhatikan hal-hal berikut ini:

  • Memilih jurnal yang relevan dengan bidang studi yang dipilih.
  • Membaca, memahami, dan mengikuti guidelines jurnal dengan detail. Saat mengirimkan artikel ke jurnal penting untuk meneliti  jurnal spesifik tempat Anda berencana mengirimkan karya Anda. Pahami tujuan, cakupan, dan jenis artikel yang diterbitkannya.
  • Artikel sudah mematuhi pedoman format jurnal, yang biasanya mencakup gaya sitasi, jumlah kata, dan struktur.
  • Proses proofreading yang cermat juga bermanfaat. Kesalahan ejaan, tata bahasa, dan tanda baca dapat mengurangi kredibilitas Anda sebagai penulis. 

Tips Submit Artikel ke Jurnal

Setelah menyelesaikan artikel, langkah selanjutnya adalah submit artikel ke jurnal yang sudah sesuai dengan memperhatikan hal-hal berikut:

  • Memilih jurnal ilmiah bereputasi baik dan sangat sesuai dengan bidang studi yang sudah dipilih.
  • Memperhatikan, membaca, dan mematuhi panduan jurnal secara menyeluruh, karena seringkali memberikan instruksi penting mengenai format, gaya sitasi, dan prosedur pengiriman
  • Pastikan artikel tersebut telah melalui proses proofreading yang komprehensif, serta peer review internal
  • Untuk memperbaiki mutu tulisan, manfaatkan perangkat seperti Grammarly untuk mengecek ketepatan dan kejelasan aturan bahasa, serta Turnitin untuk mengevaluasi keaslian dan kemungkinan masalah plagiarisme.

Memilih Jurnal Ilmiah Bereputasi

Tidak semua jurnal berkualitas sama. Pilih jurnal ilmiah yang bereputasi dan terindeks di SINTA, DOAJ, Scopus, atau Web of Science. Jurnal bereputasi memiliki ciri khas yang menunjukkan kualitas dan kredibilitasnya, termasuk terindeks di database global yang diakui. Indeksasi menunjukkan bahwa jurnal tersebut telah melalui penilaian ketat dan diperiksa oleh ahli di bidangnya.

Proses ini tergolong memakan waktu. Jadi, penting untuk mempersiapkan diri untuk revisi dari reviewer.

Tantangan dalam Publikasi Ilmiah

rintangan utama dalam penelitian adalah memenuhi standar integritas dan metodologi yang ketat. Peneliti harus melalui proses peer review, di mana kualitas penelitian mereka diperiksa oleh ahli, seringkali memerlukan revisi dan pengiriman ulang. Tekanan untuk sering menerbitkan membuat peneliti terkadang lebih fokus pada jumlah daripada kualitas, yang bisa menyebabkan fabrikasi data dan merusak kredibilitas. Kesulitan dalam mengkomunikasikan temuan kepada publik non-spesialis menjadi tantangan, sehingga peneliti perlu menyampaikan hasil mereka dengan cara yang tepat dan relevan untuk melawan misinformasi dan membangun diskusi yang terinformasi.

Kesimpulan

Publikasi ilmiah merupakan langkah penting dalam perjalanan akademik, terutama bagi mahasiswa S2 dan S3. Memahami cara menulis artikel ilmiah, memilih jurnal ilmiah bereputasi, serta mengikuti prosedur submit artikel ke jurnal dengan benar adalah kunci utama keberhasilan publikasi. Dengan persiapan matang, penyesuaian dengan panduan jurnal, dan konsistensi menjaga kualitas tulisan, peluang lolos publikasi akan semakin besar. Setelah memahami strategi publikasi jurnal ilmiah, penting juga untuk meninjau kembali fondasi awal penulisan ilmiah yang telah dibahas dalam artikel sebelumnya, yaitu Panduan Lengkap Membuat Proposal Tesis S2.

 

Penulis: Carissa Devin Maheswari

Scroll to Top